Sebagian banyak masyarakat yang mengartikan sehat adalah kondisi badan yang tidak terjangkit penyakit apapun, yaitu seluruh bagian tubuh dalam keadaan baik. Sedangkan bila ada yang terkena penyakit maka dapat dikatakan dalam keadaan buruk.
Arti sehat menurut pakar dalam bidang kesehatan?
Definisi WHO, sehat adalah suatu keadaan yang sempurna baik secara fisik mencakup seluruh jasmani, mental atau keadaan rohani seseorang, dan sosial yaitu bagaimana sikap seseorang terhadap suatu lingkungan disekitar. Serta bebas dari segala penyakit atau kelemahan.
Arti sehat menurut DepKes RI
Kesehatan adalah suatu keadaan badan, jiwa, dan sosial manusia dalam kondisi prima secara ekonomi dan sosial. Sehingga sehat dapat dilihat dalam unsur-unsur fisik, mental, sosial dan kesehatan jiwa yang menjadi bagian dari suatu kesehatan.
Sedangkan sakit menurut DepKes RI
Sakit adalah bila seseorang mengidap penyakit kronis, atau gangguan kesehatan lainya yang menyebabkan semua kegiatan seseorang tersebut terganggu. Dan bila seeorang mengidap sakit kepala, sakit pilek, masuk angin, dan lain sebagainya, bila orang tersebut masih bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dikatakan disini orang tersebut masuk dalam golongan sakit ringan, malahan dianggap tidak sakit.
Dalam dimensi kesehatan, kesehatan dapat dinilai dalam satu kesatuahan yang utuh baik dari segi fisi, mental dan sosial orang tersebut, dan aspek yang paling utama dan terutama adalah kondisi jiwa seseorang. Bila penderita dikatakan sakit jiwa sudah tentu semua konsisi orang tersebut menjadi sakit.
Berikut empat dimensi yang menjadi titik tolak suatu kesehatan seseorang:
* Kesehatan Fisik: seseorang dikatakan sehat fisiknya apabila tidak ada keluhan sakit dalam diri orang tersebut, baik dalam keadaan nampak olah mata ataupun kasap mata (tidak terlihat). dan semua angguta badan dalam kondisi yang baik dan normal.
*keadaan Mental: keadaan Menla seseorang tergantung pada tiga komponen yaitu yang meliputi;
- Pikiran yang sehat; yaitu seseorang yang masih bisa berfikir secara cemerlang, jernih dan masih mengerti tentang jalan pikiranya.
- Emosional; yaitu seseorang dapat mengatur keadaan dirinya baik dalam keadaan marah, senang, gembira, kawatir, sedih dan lain sebagainya
- Spiritual; yang mencakup tentang dariman aseseorang terebut mengekspresikan rasa syukur, pujian dan kepercayaan.
*Kesehatan Sosial: seseorang yang memiliki kesehatan sosial akan mampu berinteraksi dengan lingkunganya baik dengan seseorang, kelompok, dan golongan secara baik tanpa membedakan antara ras, suku, golongan, agama dan kepercayaan, setatus sosial, ekonomi, dan sebagainya, sehingga dapat terwujutnya sikap saling menghargai, menghoramati, dan saling menyayangi satu sama lain, walau berbeda-beda pendapat dan keprcayaan tadi.
* Kesehatan dalam aspek ekonomi: yaitu apabila seseorang yang sudah tumbuh dewasa yang mampu dan mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatu untuk menyokong kehidupan sendiri atau keluarga secara finansial keuangan.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa sehat tidak berasal dari keadaan fisik semata, melainkan terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu berupa mental, sosial dan dalam aspek ekonomi.
semua itu tergantung pada manusianya, tentang bagaimana seseorang tersebut beradaptasi dengan lingkungan alam sekitarnya. Bila orang tersebut mampu berinteraksi dengan lingkungan baik secara biologis, psikologis dan sosial budaya disekitarnya. maka orang tersebut dikatakan sehat.
Sumber: tyaoktarianiputeri.blogspot.